Kalau mendengar kata engineer, banyak orang langsung membayangkan seseorang yang bekerja dengan mesin atau berada di proyek konstruksi. Padahal, pekerjaan engineering memiliki cakupan yang jauh lebih luas.

Engineer dapat bekerja di berbagai industri, mulai dari konstruksi, manufaktur, energi, otomotif, hingga teknologi. Tanggung jawabnya pun berbeda-beda, tergantung bidang dan spesialisasi yang ditekuni.

Lantas, apa saja profesi engineer yang banyak dibutuhkan dan skill apa yang perlu dimiliki?

Jenis Pekerjaan Engineering dan Gajinya

Engineering memiliki banyak cabang. Setiap bidang membutuhkan pengetahuan teknis dan kompetensi yang berbeda.

1. Civil Engineer

Civil Engineer berfokus pada perencanaan, pembangunan, dan pemeliharaan infrastruktur seperti gedung, jalan, jembatan, hingga fasilitas industri.

Profesi ini banyak dibutuhkan dalam proyek konstruksi dan pembangunan infrastruktur.

2. Mechanical Engineer

Mechanical Engineer berkaitan dengan mesin, peralatan mekanis, serta sistem yang digunakan dalam proses produksi maupun operasional.

Pekerjaan ini dapat ditemukan di industri manufaktur, energi, otomotif, hingga oil & gas.

3. Electrical Engineer

Electrical Engineer menangani sistem kelistrikan, mulai dari perancangan hingga pemeliharaan sistem dan peralatan listrik.

Posisi ini dibutuhkan di berbagai fasilitas industri yang bergantung pada sistem kelistrikan dan otomatisasi.

4. Chemical Engineer

Chemical Engineer menerapkan prinsip kimia dan engineering untuk mengembangkan serta mengoptimalkan proses produksi.

Profesi ini banyak ditemukan pada industri kimia, makanan dan minuman, farmasi, hingga energi.

5. Industrial Engineer

Industrial Engineer berfokus pada bagaimana proses kerja dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Pekerjaannya dapat mencakup analisis proses produksi, pengelolaan sumber daya, peningkatan produktivitas, hingga optimasi sistem operasional.

6. Software Engineer

Software Engineer berfokus pada pengembangan dan pemeliharaan perangkat lunak. Berbeda dari beberapa cabang engineering lainnya, profesi ini banyak berhubungan dengan teknologi dan sistem digital.

Kebutuhannya semakin luas seiring perusahaan melakukan digitalisasi berbagai proses bisnis.

Bagaimana dengan Gaji Engineer?

Tidak ada satu angka yang berlaku untuk seluruh pekerjaan engineering. Kompensasi dapat berbeda berdasarkan spesialisasi, pengalaman, industri, lokasi kerja, tingkat tanggung jawab, dan kompleksitas proyek.

Engineer dengan keahlian yang lebih spesifik atau pengalaman menangani proyek berskala besar umumnya memiliki nilai pasar yang berbeda dibandingkan engineer pada level entry-level.

Temukan artikel menarik seputar Recruitment Services Abhitech!

Karena itu, ketika membandingkan gaji profesi engineer, perusahaan maupun kandidat sebaiknya tidak hanya melihat jabatan, tetapi juga kompetensi dan pengalaman yang dibutuhkan.

Apa Saja Tugas Seorang Engineer?

Walaupun setiap spesialisasi memiliki tanggung jawab berbeda, terdapat beberapa pekerjaan yang umum dilakukan oleh engineer.

1. Merancang dan Mengembangkan Sistem atau Produk

Engineer dapat terlibat dalam proses desain dan pengembangan produk, mesin, sistem, maupun infrastruktur sesuai bidangnya.

2. Menganalisis dan Menyelesaikan Masalah Teknis

Ketika terjadi masalah dalam proses atau sistem, engineer bertugas menganalisis penyebabnya dan menentukan solusi yang sesuai.

Kemampuan ini menjadi salah satu alasan mengapa problem-solving sangat penting dalam pekerjaan engineering.

3. Memastikan Proses Berjalan Sesuai Standar

Engineer juga perlu memastikan pekerjaan, sistem, maupun produk memenuhi standar teknis dan prosedur yang telah ditentukan.

Dalam industri tertentu, hal ini dapat berkaitan dengan standar keselamatan, kualitas, maupun regulasi yang berlaku.

Skill yang Dibutuhkan oleh Pekerja Engineering

Menjadi engineer tidak cukup hanya menguasai teori teknis. Dunia kerja juga membutuhkan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam situasi nyata.

1. Kemampuan Teknis Sesuai Bidang

Setiap engineer membutuhkan technical skills yang sesuai dengan spesialisasinya, baik dalam desain, analisis, pengoperasian sistem, maupun penggunaan tools tertentu.

2. Analytical dan Problem-Solving Skills

Engineer sering berhadapan dengan masalah yang membutuhkan analisis sebelum menentukan solusi. Kemampuan membaca data, menemukan penyebab masalah, dan mengambil keputusan menjadi sangat penting.

3. Komunikasi dan Kolaborasi

Engineer hampir selalu bekerja bersama tim lain. Karena itu, kemampuan menjelaskan masalah teknis dengan jelas dan berkolaborasi dengan berbagai fungsi juga dibutuhkan.

4. Adaptasi terhadap Teknologi

Teknologi engineering terus berkembang. Kemampuan mempelajari software, tools, dan metode kerja baru dapat membantu engineer tetap relevan dengan kebutuhan industri.

Bagaimana Prospek Karier di Bidang Engineering?

Prospek profesi engineer cukup beragam karena kebutuhan engineering hadir di banyak sektor.

Seorang engineer dapat mengembangkan karier dari posisi junior menuju senior engineer, specialist, lead, manager, hingga posisi project atau technical leadership, tergantung bidang dan pengalaman yang dimiliki.

Selain jenjang jabatan, spesialisasi juga dapat membuka peluang karier baru. Engineer yang memiliki kombinasi pengalaman industri, kemampuan teknis, dan kemampuan memimpin proyek dapat memiliki pilihan karier yang lebih luas.

Tantangan Perusahaan dalam Menemukan Kandidat Engineering

Dari sisi perusahaan, mencari engineer yang tepat tidak selalu mudah.

1. Kebutuhan Kompetensi yang Spesifik

Perusahaan mungkin membutuhkan kandidat dengan kombinasi skill tertentu, misalnya pengalaman di industri tertentu, penguasaan software, atau sertifikasi yang relevan.

2. Keterbatasan Kandidat dengan Pengalaman yang Sesuai

Jumlah kandidat belum tentu mencerminkan jumlah kandidat yang benar-benar memenuhi kebutuhan posisi. Semakin spesifik pekerjaan, semakin kecil kemungkinan perusahaan menemukan kandidat yang sesuai hanya dari lamaran umum.

3. Persaingan Mendapatkan Talenta Engineering

Engineer berpengalaman dapat menjadi talent yang banyak dicari oleh perusahaan. Kondisi ini membuat perusahaan perlu memiliki proses rekrutmen yang cepat sekaligus mampu mengidentifikasi kandidat yang tepat.

Pada tahap awal, perusahaan dapat memperkuat proses seleksi melalui screening CV agar kandidat yang masuk dapat disaring berdasarkan kebutuhan posisi.

Dapatkan garansi Replacement 6 bulan!

Temukan Talenta Engineering yang Tepat Bersama Abhitech

Kebutuhan engineering setiap perusahaan dapat berbeda. Ada yang membutuhkan engineer junior untuk mendukung operasional, sementara perusahaan lain membutuhkan spesialis berpengalaman untuk menangani proyek dengan tingkat kompleksitas tinggi.

Melalui Recruitment Service, Abhitech membantu perusahaan dalam proses sourcing dan seleksi kandidat berdasarkan kebutuhan posisi, pengalaman, dan kualifikasi yang dibutuhkan.

Pendekatan ini membantu perusahaan mencari kandidat yang tidak hanya memiliki latar belakang engineering, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan pekerjaan yang sebenarnya.

Perusahaan juga dapat memahami lebih lanjut mengenai talent gap untuk melihat bagaimana kesenjangan kompetensi dapat memengaruhi kebutuhan tenaga kerja.

Untuk kebutuhan yang lebih spesifik di sektor engineering dan konstruksi, baca juga Headhunter Engineering & Construction Indonesia dari Abhitech.

Jika perusahaan Anda sedang mencari tenaga engineering untuk posisi teknis, spesialis, maupun manajerial, pelajari Recruitment Service Abhitech atau hubungi tim Abhitech untuk mendiskusikan kebutuhan rekrutmen Anda.