One month notice merupakan ketentuan dalam dunia kerja yang mengatur pemberitahuan pengunduran diri karyawan agar tidak dilakukan secara mendadak.
Melalui mekanisme ini, perusahaan memiliki waktu untuk menjaga kelangsungan operasional, sementara karyawan dapat menyelesaikan tanggung jawabnya secara profesional.
Artikel ini membahas one month notice dari sisi HR dan ketenagakerjaan di Indonesia, mulai dari pengertian, aturan, hingga pengelolaannya.
Pengertian One Month Notice
One month notice adalah periode pemberitahuan selama satu bulan yang wajib atau disepakati untuk dijalani karyawan sebelum pengunduran diri efektif.
Dalam masa ini, karyawan tetap bekerja seperti biasa sambil menunggu tanggal resmi berakhirnya hubungan kerja.
Tujuan utama dari 1 month notice adalah memberikan waktu bagi perusahaan untuk melakukan transisi, seperti mencari pengganti, melakukan handover pekerjaan, serta memastikan tidak ada gangguan operasional.
Bagi karyawan, periode ini juga menjadi waktu untuk menyelesaikan tugas dan menjaga profesionalisme hingga hari terakhir bekerja.
Tujuan Penerapan One Month Notice
Penerapan masa pemberitahuan ini memiliki tujuan krusial bagi kedua belah pihak, di antaranya:
- Handover: Memberikan waktu bagi karyawan untuk menyerahkan pekerjaan dan dokumen penting kepada rekan kerja atau penggantinya.
- Pencarian Kandidat Baru: Memberikan kesempatan bagi tim HR untuk mencari, merekrut, atau mengatur rotasi internal guna mengisi posisi yang kosong.
- Administrasi Perusahaan: Memproses hak-hak karyawan seperti gaji terakhir, sisa cuti, hingga surat keterangan kerja (paklaring).
Dasar Hukum One Month Notice di Indonesia
Pengaturan terkait one month notice di Indonesia berkaitan erat dengan ketentuan ketenagakerjaan dan perjanjian kerja yang berlaku.
Aturan One Month Notice dalam UU Ketenagakerjaan & UU Cipta Kerja
Secara umum, ketentuan notice period tidak disebutkan secara eksplisit sebagai “one month notice” dalam undang-undang. Namun, pengunduran diri karyawan diatur dalam UU Ketenagakerjaan yang telah diperbarui melalui UU Cipta Kerja, khususnya terkait hak dan kewajiban karyawan yang mengundurkan diri secara sukarela.
Dalam praktiknya, durasi notice period biasanya diatur dalam:
- Perjanjian Kerja.
- Peraturan Perusahaan (PP).
- Perjanjian Kerja Bersama (PKB).
Banyak perusahaan menetapkan one month notice sebagai standar karena dianggap proporsional dan adil bagi kedua belah pihak.
Apakah One Month Notice Wajib?
One month notice tidak selalu wajib secara hukum, tetapi menjadi wajib secara administratif jika sudah tertuang dalam kontrak kerja atau peraturan perusahaan.
Artinya, jika karyawan telah menyetujui klausul notice period saat menandatangani perjanjian kerja, maka kewajiban tersebut harus dipatuhi.
Isi Surat One Month Notice dan Ketentuannya
Agar pengunduran diri tercatat secara resmi, karyawan perlu menyampaikan surat one month notice. Surat ini menjadi dokumen penting dalam proses administrasi HR.
Umumnya, surat one month notice memuat:
- Identitas karyawan.
- Jabatan dan divisi.
- Pernyataan pengunduran diri.
- Tanggal pengajuan dan tanggal efektif resign.
- Komitmen menjalani masa notice period.
- Tanda tangan karyawan.
Surat yang disusun dengan jelas dan profesional membantu memperlancar proses persetujuan dan pencatatan HR.
Contoh Surat One Month Notice yang Benar
Surat one month notice biasanya disesuaikan dengan kebijakan, tetapi umumnya seperti ini:
Apakah One Month Notice Digaji?
Pertanyaan yang paling sering muncul adalah: apakah one month notice digaji? Jawabannya adalah iya.
Hak Gaji Selama Masa One Month Notice
Pada prinsipnya, one month notice digaji secara penuh selama karyawan tetap menjalankan kewajiban kerja sesuai kontrak. Selain gaji pokok, hak lain seperti tunjangan tetap juga umumnya tetap diberikan.
Selama masa ini, status karyawan masih aktif hingga tanggal resign efektif.
Kondisi Gaji Jika Tidak Menjalani One Month Notice
Jika karyawan tidak menjalani one month notice sesuai kesepakatan, perusahaan dapat menerapkan konsekuensi tertentu, misalnya:
- Pemotongan gaji.
- Penggantian biaya tertentu.
- Ketentuan penalti sesuai kontrak kerja.
Oleh karena itu, penting bagi karyawan untuk memahami isi perjanjian kerja sebelum mengajukan resign.
Perbedaan One Month Notice dan Two Month Notice
Selain one month notice, beberapa perusahaan menerapkan two month notice, terutama untuk posisi strategis atau manajerial.
Perbedaannya terletak pada durasi dan tingkat tanggung jawab:
- One month notice: Umumnya berlaku untuk staf atau level operasional
- Two month notice: Biasanya diterapkan untuk posisi dengan tanggung jawab besar atau akses strategis
Pemilihan durasi notice period bergantung pada kebijakan perusahaan dan kesepakatan awal dalam kontrak kerja.
Peran People Management dalam Proses One Month Notice
Pengunduran diri karyawan adalah bagian dari siklus notice period yang harus dikelola dengan empati dan profesionalisme.
Selain itu, proses ini juga melibatkan banyak aspek administrasi, mulai dari pencatatan resign, penghitungan gaji terakhir, hingga pengelolaan data karyawan.
Maka dari itu, People Management membantu HR memastikan seluruh proses berjalan tertib, transparan, dan sesuai regulasi.
Dengan sistem yang terintegrasi, perusahaan dapat memantau status karyawan, jadwal resign, hingga dokumentasi terkait notice period secara lebih rapi.
Kelola Proses One Month Notice Lebih Rapi Bersama Abhitech
Mengelola proses one month notice tidak hanya soal pengunduran diri karyawan, tetapi juga menyangkut administrasi HR, kepatuhan regulasi, dan kelangsungan operasional perusahaan.
Melalui layanan People Management, Abhitech membantu perusahaan mengelola pencatatan resign, notice period, proses payroll, hingga data karyawan secara terstruktur dan terintegrasi.
Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana Abhitech mendukung pengelolaan SDM di perusahaan Anda, silakan kunjungi laman blog kami atau hubungi tim Abhitech untuk sesi diskusi.
FAQ Seputar One Month Notice
1. Apakah one month notice berlaku untuk semua karyawan?
Tidak selalu. Penerapan one month notice bergantung pada perjanjian kerja, peraturan perusahaan, dan posisi karyawan.
2. Apakah karyawan kontrak wajib one month notice?
Karyawan kontrak (PKWT) tetap wajib mengikuti ketentuan notice period jika tercantum dalam kontrak kerja yang disepakati.
3. Apakah perusahaan boleh menolak pengajuan one month notice?
Perusahaan umumnya tidak menolak pengunduran diri, tetapi dapat menyesuaikan tanggal efektif resign sesuai ketentuan kontrak dan kebutuhan operasional.
4. Bagaimana jika karyawan ingin resign tanpa one month notice?
Jika tidak sesuai kesepakatan, perusahaan dapat menerapkan konsekuensi administratif atau finansial sesuai kontrak kerja.
5. Apakah People Management Abhitech membantu proses administrasi resign karyawan?
Ya. Sistem People Management Abhitech mendukung pencatatan resign, pengelolaan notice period, hingga integrasi dengan payroll dan data kepegawaian secara menyeluruh.











